Mengenal Alergi Makanan Dan Cara Mengatasinya

Mengenal Alergi Makanan Dan Cara Mengatasinya

Salah satu jenis alergi yang paling banyak diderita oleh banyak orang di dunia adalah alergi makanan. Alergi jenis ini tentunya mudah dipahami dan mudah pula untuk diamati. Pada intinya, alergi terjadi ketika tubuh memang merespon secara berlebihan ketika ada suatu alergen atau penyebab alergi masuk ke dalam tubuh atau tubuh terkena kontak dengan alergen. Untuk kasus alergi pada makanan, tentu hal ini terjadi ketika tubuh mengkonsumsi suatu makanan baik disengaja maupun tidak sengaja. Proses untuk tubuh mengeluarkan reaksi ketika terdapat alergen yang tertelan tidaklah lama. Bahkan dalam hitungan detik saja, seseorang yang menelan atau mengkonsumsi suatu makanan yang termasuk alergennya akan langsung bisa menderita berbagai macam reaksi alergi. Berbagai reaksi alergi yang sering terjadi adalah sesak nafas, mata berair, hidung berair (atau biasa disebut ingusan), muncul ruam, kulit kemerahan, gatal-gatal, hingga terjadi reaksi anafilaksis yang bisa menurunkan tekanan darah secara drastis dan menganggu sistem pernafasan.

Alergi pada makanan harus disikapi dengan baik dan harus diperhatikan oleh penderitanya dan orang disekitar. Ya, alergi makanan akan bisa terjadi kapan pun dan di manapun ketika memang ada makanan yang tertelan atau terkonsumsi. Berbagai makanan yang umumnya menjadi penyebab alergi sayangnya benar-benar terlihat tidak membahayakan dan bahkan rasanya lezat. Dan juga, suatu makanan yang menjadi penyebab alergi atau alergen belum tentu bisa membuat orang lain menjadi alergi. Contohnya saja alergi susu, bagi sebagai orang susu sangatlah berguna dan bermanfaat bagi tubuh karena bagi sebagian lainnya justru menjadi musuh karena bisa menyebabkan berbagai macam reaksi alergi yang membuat tidak nyaman. Yang lebih membuat kesal adalah jika seseorang memiliki alergi pada suatu makanan tertentu namun dirinya benar-benar menyukai rasanya. Tentu, meskipun sangat menyukainya namun tetap saja tidak boleh mengkonsumsinya karena bisa langsung muncul reaksi alergi.

Makanan yang dapat menyebabkan alergi sangatlah beragam. Makanan penyebab alergi tidak selalu mahal atau mewah bahkan bisa saja sering berada disekitar Anda. Beberapa contoh makanan yang sering menjadi penyebab udang, kepiting, lobster, kacang-kacangan, kedalai, ikan, gandum dan telur. Sekilas, beberapa makanan yang telah disebutkan tadi benar-benar makanan yang penuh gizi dan sangat baik untuk dikonsumsi. Namun ternyata, beberapa orang benar-benar memiliki daya tubuh yang terganggu sehingga mengganggap beberapa makanan tersebut sebagai zat yang berbahaya. Lalu apakah alergi bisa disembuhkan? Umumnya, banyak orang yang memiliki alergi termasuk alergi makanan akan mendapatkan kesembuhan sendiri ketika tubuh semakin dewasa. Setelah berada pada usia dewasa, berbagai makanan yang dulu menjadi penyebab alergi bisa dicoba kembali dalam jumlah yang sedikit untuk mengetahui apakah masih menjadi penyebab alergi atau tidak. Umumnya, berbagai makanan sudah tidak menyebabkan alergi namun beberapa kasus tetap menyebutkan bahwa orang dewasa tetap bisa memiliki alergi tanpa henti. Sehingga, tidak Anda memiliki alergi pada suatu makanan hingga usia dewasa, maka Anda harus tetap menghindarinya.

Lalu, bagaimanakah cara mengatasi alergi makanan? Terdapat beberapa hal yang harus dipahami oleh siapa saja yang memiliki alergi pada suatu makanan atau memiliki orang terdekat yang alergi pada suatu makanan. Beberapa hal yang dimaksud antara lain sebagai berikut:

  • Pertolongan pertama

Berbagai reaksi alergi yang disebabkan oleh makanan bisa datang secara perlahan dan bisa saja sangat cepat. Jika terjadi reaksi alergi, segera hentikan makan dan minum apapun. Terlebih lagi jika sudah mengerti apa makanan yang menjadi alergennya, maka segera jauhkan makanan tersebut. Buatlah diri penderita alergi senyaman mungkin untuk langsung mendapatkan pertolongan berupa obat antihistamin untuk meredakan reaksi alergi. Namun yang terpenting, buatlah penderita agar bisa bernafas secara teratur terlebih dahulu dan hindarkan dari menggaruk area yang gatal atau area ruam akibat reaksi alergi. Hentikan juga semua aktivitas termasuk ketika sedang berkendara karena reaksi alergi bisa membuat penderitanya tidak fokus dan membahayakan keselamatan.

  • Menjauhi alergen

Jika sudah tahu apa makanan yang bisa menyebabkan alergi, maka perlu sekali Anda berusaha untuk menjauhi alergen tersebut. Ya, hal ini sangatlah penting untuk siapa saja yang tidak ingin terkena alergi yang sangat menyiksa tubuh dang mengganggu aktivitas. Walaupun penderita alergi benar-benar ingin memakan makanan yang menjadi alergennya, maka tetap saja harus ditahan demi tubuh yang tidak bereaksi dan muncul gejala alergi. Menjauhi alergen tidak hanya dilakukan oleh penderitanya saja namun juga harus didukung oleh lingkungan sekitar. Misalnya saja jika Anda memiliki alergi udang, maka beri tahu keluarga atau asisten rumah tangga Anda untuk tidak memasak masakan yang menggunakan udang agar Anda tidak terkena alergi.

  • Menangani anafilaksis

Jika reaksi alergi yang terjadi sangat serius atau biasa disebut anafilaksis, maka segera bawa penderita ke rumah sakit. Reaksi alergi yang serius tidak bisa ditangani dengan obat antihistamin biasa atau hanya menunggu reaksi mereda karena bisa mengancam keselamatan jiwa. Nantinya, dokter akan memberikan suntikan khusus untuk menangani anafilaksis agar nyawa penderita alergi bisa terselamatkan.

About: admin