Bedanya Belanja di Supermarket Online & Konvensional, Mini-Midi-Hipermarket

Bedanya Belanja di Supermarket Online & Konvensional, Mini-Midi-Hipermarket

Ketika belanja di supermarket online, tentu berbeda dengan belanja di supermarket konvensional. Begitu juga apabila kamu belanja di minimarket, midimarket atau hipermarket. Apakah kamu tahu perbedaannya? Meski termasuk ke dalam jenis pasar swalayan, keempat pasar tersebut tentu saja memiliki berbagai perbedaan. Apa saja, ya?

1.      Minimarket

Bedanya Belanja di Supermarket Online & Konvensional, Mini-Midi-Hipermarket

Pasar swalayan satu ini mirip dengan toko kelontong karena sama-sama menjual segala macam produk makanan dan sejumlah kecil produk non makanan. Perbedaannya dengan toko kelontong adalah minimarket menerapkan sistem swalayan, di mana kamu sebagai pembeli mengambil sendiri barang yang dibutuhkan dan langsung bayar di kasir. Biasanya, sistem kasir yang digunakan sudah memakai sistem point of sales meski tidak selengkap dan sebesar sebuah supermarket pastinya. Nah, sistem ini membantu minimarket agar pembeli tidak berhutang, guys.

Biasanya, minimarket berlokasi di jalan ramai, stasiun pengisian bahan bakar (SPBU) atau stasiun kereta api, dan kamu bakal sering menjumpai minimarket di lokasi perumahan padat di perkotaan juga.

Meski ukurannya kecil, sekitar 100 m2  s/d 999 mdengan menjual hanya 3.000 s/d 5.000 item, minimarket buka 24 jam, lho. Memudahkan kamu yang butuh produk makanan semacam snack di tengah malam. Hehehe.

Banyak minimarket dikelola oleh individu atau perorangan yang sering disebut sebagai minimarket mandiri. Tapi, saat ini sebagian besar minimarket di Indonesia adalah minimarket berjejaring.

2.      Midimarket

Bedanya Belanja di Supermarket Online & Konvensional, Mini-Midi-Hipermarket

Sama-sama menjual segala macam produk makanan dan sejumlah kecil produk non makanan, perbedaan antara midimarket dan minimarket terletak pada luas toko. Yup, midimarket memiliki luas toko yang sedikit lebih besar daripada minimarket namun masih lebih kecil daripada supermarket. Begitu juga dengan jumlah item yang dijual, guys.

3.      Supermarket

Bedanya Belanja di Supermarket Online & Konvensional, Mini-Midi-Hipermarket

Jika diartikan secara harfiah, supermarket memiliki arti ‘pasar yang besar’. Dengan luas sekitar 1.000 m2  s/d 4.999 m2 , supermarket menjual berbagai macam produk makanan dan kebutuhan sehari-hari. Sering juga disebut sebagai toserba atau toko serba ada, supermarket memiliki pengkategorian produk yang cukup jelas, sehingga kamu bisa dengan mudah menemukan barang yang diinginkan.

Oh ya, kamu tahu nggak, sih? Supermarket ada yang berbentuk online, lho. Pada intinya, supermarket online ini mirip dengan supermarket konvensional. Hanya saja, kamu nggak perlu datang ke supermarket fisik, melainkan cukup download aplikasi supermarket online seperti honestbee. Sistem pembayaran bisa menggunakan kartu atau cash–sama dengan supermarket konvensional, sih, cuma kamu nggak perlu antre aja di kasir. Nah, hal inilah yang membuat belanja di supermarket online lebih nyaman, mudah, dan praktis karena bisa dilakukan di manapun dan kapanpun hanya menggunakan smartphone atau laptop. Setelah proses pembayaran berhasil, kamu cukup tunggu aja di rumah, kantor atau di manapun karena bakal ada kurir yang mengantarkan semua pesananmu. Keren, kan?

Kalau kamu belanja di supermarket online, kamu juga bisa menikmati berbagai macam promo menarik setiap harinya, lho. Harga dijamin murah, deh!

4.      Hipermarket

Bedanya Belanja di Supermarket Online & Konvensional, Mini-Midi-Hipermarket

Jenis pasar swalayan terakhir adalah yang paling terbesar, yaitu hipermarket. Tidak hanya luas secara bangunan, tapi item-item yang dijual juga jauh lebih beragam dibanding pasar swalayan lain. Biasanya, hipermarket terletak di pinggiran kota biar nggak mematikan toko-toko yang lebih kecil.

Meski bangunannya luas, barang-barang di hipermarket seringkali lebih murah dibanding pasar swalayan lainnya. Biasanya, lho, yaa… Jadi, nggak semua hipermarket pasti harganya murah. Bisa jadi ada yang mahal karena impor. Harga murah ini biasanya didapatkan karena hipermarket punya modal yang sangat besar sehingga barang yang dibeli dari produsen langsung dalam jumlah besar, meski tetap dijual dalam bentuk satuan.

Nah, itulah perbedaan belanja di supermarket online atau konvensional, minimarket, midimarket, dan hipermarket. Sudah pernah coba semuanya belum?