6 Metode Pembayaran yang bisa Digunakan Pelanggan PPOB

6 Metode Pembayaran yang bisa Digunakan Pelanggan PPOB

Dalam rangka mengedukasi calon pelanggan Anda, sebaiknya cantumkan pula metode pembayaran tagihan lewat PPOB yang Anda jalankan. Mungkin mereka selama ini hanya kenal dengan ATM atau internet banking saja. Padahal, masih banyak metode lainnya yang bisa digunakan. Di bawah ini ada 6 metode pembayaran alernatifnya.

  1. Autodebet

Metode pembayaran via autodebet bisa dengan menggunakan kartu kredit milik pelanggan. Asalkan limit dana dalam kartu kredit masih mencukupi, maka pembayaran bisa dilakukan. Tidak harus di ATM, bisa pula di tempat-tempat lain, seperti pusat perbelanjaan, lounge bandara, dan lain-lainnya

  1. SMS Banking

Selain internet banking, Anda juga bisa membayar tagihan listrik, PDAM, asuransi dan lainnya via SMS banking. Tentu harus disesuaikan dengan rekening provider PPOB yang berkaitan dengan kerja sama Anda. Formatnya bisa menyesuaikan dengan bank yang dituju.

  1. Teller Bank

Mungkin ini yang paling sering dilakukan. Tidak semua orang mengerti cara kerja ATM maupun internet banking. Kalau ingin membayar secara manual via teller juga boleh. Katakan saja begitu. Bilang, kalau masih bingung bagaimana caranya membayar bisa tanyakan security maupun teller bank di daerah pelanggan.

  1. Mobile Banking

Seperi namanya, “mobile” yang artinya bergerak. Dalam kasus ini, bukan bergerak yang artinya jalan-jalan. Namun lebih merujuk pada kata “ponsel” atau HP. Sebab sifat HP itu kan mudah dibawa ke mana-mana. Jadi konsep ini didesain khusus untuk pengguna HP di mana pun berada. Tidak peduli apakah itu ber-OS Android atau belum.

Sejauh ini, semua operator di Indonesia sudah bekerja sama dengan banyak bank. Misalkan Anda memiliki kartu XL, maka cara membayarnya tinggal lewat dial-up kemudian tekan tombol “panggil”. Cari menu “mobile banking” atau m-banking. Pasti ada. Biasanya pada baris menu paling bawah.

  1. EDC

Cara kerjanya mirip dengan autodebet. Hanya saja pembayaran tagihan lewat EDC itu hanya bisa dilakukan dengan mesin EDC. Cara menggunakannya dengan menggesek kartu debet atau kartu kredit ke mesin. Kemudian masukkan PIN pelanggan. Setelah transaksi berhasil biasanya langsung keluar struk-nya.

  1. RTGS

RTGS memiliki kepanjangan Real Time Gross Settlement. Di kota-kota besar biasanya tersedia terminal RTGS. Namun kalau di daerah pedesaan hingga terpencil masih langka atau jarang sekali ditemukan. Metode pembayaran ini hanya bisa dilakukan oleh pelanggan yang memiliki rekening di bank sentral atau kalau di Indonesia itu namanya Bank Indonesia (BI).

Setelah edukasi tersebut disampaikan ke pelanggan, maka tugas Anda selanjutnya adalah dengan melayani sebaik mungkin. Agar bisnis Anda lancar, lebih baik pilih provider loket PPOB yang serius dalam melayani berbagai kebutuhan Anda. Provider terkenal di Indonesia bernama KUDO. Di sana nilai komisinya tertinggi se-Indonesia.